Minggu, 25 Mei 2014

Langkah pemasangan fiber optic

Fiber optic adalah media transmisi yang terbuat dari serat kaca dan plastik yang menggunakan bias cahaya dalam mentransmisikan data. Sumber cahaya yang digunakan adalah laser karena mempunyai spectrum yang sangat sempit. Media transmisi fiber optic sudah menggantikan eranya media copper (tembaga) dengan alasan bahwa fiber optic memiliki kelebihan, yaitu : informasi ditransmisikan dengan kapasitas (bandwidth) yang tinggi, karena murni terbuat dari kaca dan plastik maka signal tidak terpengaruh pada gelombang elektromagnetik dan frekwensi radio. Sementara media tembaga dapat dipengaruhi oleh interferensi gelombang elektromagnetik dan media wireless dipengaruhi oleh frekwensi radio. Dengan kelebihan yang dimiliki ini maka fiber optic sudah banyak digunakan sebagai tulang punggung (backbone) jaringan telekomunikasi.
Dari segi penggunaan fiber optic dibagi dalam dua jenis, yaitu single mode dan multi mode. Perbedan single mode dan multi mode adalah bahwa single mode memiliki ukuran core yang kecil, sumber sinar laser, unlimited bandwidth, dan jarak yang jauh ( > 60 km ) sedangkan multi mode memiliki ukuran core yang lebih besar, sumber sinar laser atau Light Emitting Diodes (LED), bandwidth terbatas, jarak sekitar (300 - 500 m) . Struktur dasar fiber optic terdiri dari tiga bagian yaitu core (inti), cladding (kulit), dan buffer (pelindung) atau coating (mantel). Core dan cladding terbuat dari kaca sedangkan buffer atau coating terbuat dari plastik biar fleksibel.

Gambar struktur dasar fiber optic

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6Y3KlQ49fip9YgDSSWtGTHM0V6P7BusnPuHzkzRlS7iSoh1hnN28d1lKJVqZ8e2_VnGzpHWSICLTzjwkdfVH5ewnv-PEWynsGM5a-u_gWzigL26AakMnK8rtYlunWnYZp8VNaJhv0P9g/s320/picture5.jpg


Pemasangan Fiber Optic :
Terdiri atas connector, pigtail, dan patch cord.
Connector adalah ujung dari fiber optic, jenisnya banyak sesuai dengan kebutuhan dilapangan.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4WqICaUSqrf81EXA7HE7ydg4oJOVlDdfnEJl6gvJiQEWUhqhyphenhyphenp_b60RgOwKrnIWwseaBpkbereu9GJFM_MWY6H_9jXKToOYQpI14rFg5x9kdKMNfV_sld6jfqifxZ604HZGoVd2J3eeg/s320/picture4.jpg
Gambar Connector Fiber Optic
Pigtail adalah sepotong kabel yang hanya memiliki satu buah konektor diujungnya, pigtail akan disambungkan dengan kabel fiber yang belum memiliki konektor.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1a0r_EwEnz2ubrNNO06iWMdHWOSz-3NX7Tr1V_PB-IQT0rgtt7FKHOqSgJu2Tc8arbu0KeAaMZLW2yu4BzLJCyhVw20-NjpkcSamM91Q2uGtIoA20h-9fWbhQLU-FmBYLxswicNP2NJw/s320/picture3.jpg
Gambar pigtail
Patch cord adalah kabel fiber optic yang pada dua sisi ada konektor. Patch cord digunakan untuk menghubungkan device atau dikenal juga dengan optic jumper.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgaBUS4SftDSG308A3YewtpTJsoCVOo82dKexk26U0F19lTboePzlXtHCgcMUSol3sLSu9GI7eCTbAtzPmAzLy7UCkOZSNdGIpoADwjHetNU8D9Odttd4tDYPtCs96bS_WC1kACPyfN5r8/s320/picture2.jpg
Gambar patch cord
Wall-Mount
Wall-mount adalah terminasi fiber optic yang menempel di dinding.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5R-L14X2tkFqx-qM3m2vkCwcpazctgmd6mYZLzeCGqlJSnyE3KVa8YhML0h6dOAuWYgeY3MDd66pPcqlh6-p89TAYJdY4kbNFFEpIHFh2jPgMHZ7SaelHd8mfkuJiMjHhTDVU1nqidKc/s320/picture1.jpg
Gambar Wall-Mount
Optical Termination Box (OTB)
Optical Termination Box (OTB) adalah terminasi fiber optic yang ada pada rak atau boks.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1IUsevK0dwIHd8K8g5Y3Jka3bVm8tpYk0w4OlyZoBja0sraXcsqjNuMuQfgvmxxdUUiM0zTuUYJ-kSsOTSGpFO6jQyWWKmEmf2MpdnlWn4NLQleTd5CT1R6zosZyXFSR6ZbEZ2cvfOE8/s320/picture10.jpg
Gambar OTB
Joint Closure
Joint Closure adalah titik sambung dari fiber optic.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbP3ukB9ldXd6J8oacZE0reFx9Xjs-KE_lVCe0kTzCBZIMZBdLOUuATH06j_EO0o0-tlp7wSCUPLJpyIrJH9T4Y4wxwkrr-WlNXz46rwSS8scA5o_Y3H0xJw7_V__93BFG_auOxIjQJlE/s320/picture9.jpg
Gambar Joint Closure
High Distribution Cabinet
High Distribution Cabinet adalah rak tempat terminasi fiber optic .
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEippnjFRuyib8Qm5Fin5YxmZTwXqT36WwKyMEdOItQXhGj3IPeRUSnwfjLtxgjONMARrRBQVS_eZPwFutwkKql9QZ3Bl8q8j2ZTi93c3GLUN7aX9WmCXPoXIS-KUzXTxsN1plxezY7qnF8/s320/picture8.jpg
Gambar High Distribution Cabinet
C. Testing (OTDR dan Power Meter)
Optical Time Domain Reflectometer (OTDR)
OTDR merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengevaluasi suatu fiber optic pada domain waktu. Beberapa parameter yang dapat diukur pada OTDR adalah :
• Jarak
Titik lokasi dalam suatu link, ujung link atau patahan.
• Loss
Loss untuk masing-masing splice atau total loss dari ujung ke ujung dalam suatu link.
• Atenuasi
Atenuasi dari serat dalam suatu link.
• Refleksi
Besar refleksi (return loss) dari suatu event.
Informasi mengenai redaman serat, loss sambungan, loss konektor dan lokasi gangguan serta loss antara dua titik dapat ditentukan dari monitor OTDR. OTDR memungkinkan sebuah link diukur dari salah satu ujung.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjP2gVIzVLnJxfYlquPIBs1go9epiyAfL6oHiywmZ_37U7eXAwZWRazcEiXazwq4jxUSMXtQlMuod7kOQzJYWm_EQW5AGc4VpPDKbpt5ci6eMQv4PY_gg7FMtKVLk43MXX8ZyZh5LuPahA/s320/picture7.jpg
Gambar OTDR
Power Meter
Power meter dipakai untuk mengukur total loss dalam sebuah link optic baik saat instalasi (uji akhir) atau pemeliharaan. Penggunaan power meter harus berada pada kedua ujung kabel fiber optic.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhL_jtGMDvbL48wRi9NuUfuPb-ZSf8kknsl1eSD54U-7c3n8vU7HNemTk-Ao1RJqpVqvvwMFq4GRQX0EZ9USR0xwFc0h3yBGfyA5by4E8ogUUmcavdWgNu7sf9te-pelAdy4FSsmOjK8kw/s320/picture6.jpg

Gambar Power Meter
D. Splicing (Fusion Splicer)
Proses penyambungan/ splicing terdiri dari beberapa langkah kerja berikut :
a. Stripping/ pengupasan lapisan coating ujung fiber optic dengan stripper
b. Membersihkan ujung fiber optic
c. Perataan ujung fiber optic dengan cleaver
d. Meletakkan ujung-ujung fiber optic pada V-groove alat sambung dan pelurusannya oleh alat sambung.
e. Peleburan dan perekatan ujung fiber optic menggunakan pancaran listrik dari elektroda
f. Analisa hasil sambungan
g. Pemberian pelindung dan penyimpanan sambungan
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCSFQ-TjGldHT1OTrXEtOzCC3wdzH_wmypzcqTmWXR2Q9WAdKGa6JXPvZs3hGfwimeQgkzkmZKYRbrle4Jfn9lNoGi3HGVP-ZMMhHri-UwweEsVhM-MV1eJOdY1Vyn0N9bXblFBZeH6U0/s320/picture24-300x153.png
Gambar Fusion Splicer
Gigabit Ethernet Converter
A. Pengantar
Sekarang ini media Fiber Optic (FO) sudah sangat banyak digunakan oleh ISP, perlu kita ketahui bahwa tidak semua perangkat memiliki interface yang mendukung FO. Untuk mengatasi hal ini maka dibutuhkan converter dari media FO ke Ethernet dan sebaliknya. Converter yang digunakan disini adalah produknya Litech.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhY29gnjFdVyqIFJQrHFXFVR3HKKCoW1tYS5Z0Uw-nf2zAtNC2P9lJA1I4RM_B25S5Y5b-C7yhd9uq3bEzfzcUZLVgqSAo3ii_6YlwDtOWoqUstcZu2xWZwP1ZOOoyI2UcbP7huaFmb1vY/s320/picture15.png
Secara teknis perangkat ini memiliki spesifikasi :
Standar protocol : IEEE802.3Z/AB 1000Base-T/SX/LX.
Transfer rate : electrical interface : 1000Mbps, Fiber interface : 1.25Gbps.
Interface : satu interface UTP RJ-45, satu interface SC.
Operation mode : full duplex atau half duplex.
B. Instalasi
Interface yang digunakan ada dua yaitu RG-45 dan Fiber, untuk RG-45 sebaiknya menggunakan CAT5 dan CAT6. Untuk fiber menggunakan koneksi cross yaitu “TX-RX” “RX-TX” hal ini perlu diperhatikan jangan sampai terbalik posisinya karena apabila salah maka link tidak jalan. Berikut adalah gambaran skema koneksi.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1i3sAXWGl6tL8y7i2Ugsl0aYyWHllI1mwf6s5w_OiI2_jNbcsT1gEjhKwrb54-K_QsaJ1eNY1C5T_JnrX3KNqsHYgNzUECCeDZwhtWywCiS8orsv6NbaHcZMHOj4kwCwX4i36It1nnfE/s320/picture11.jpg



Bagian-bagian fiber optik


Core adalah kaca tipis yang merupakan bagian inti dari fiber optik yang dimana pengiriman sinar dilakukan.
Cladding adalah materi yang mengelilingi inti yang berfungsi memantulkan sinar kembali ke dalam inti(core).
Buffer Coating adalah plastic pelapis yang melindungi fiber dari kerusakan.
Jenis Fiber Optik
1. Single-mode fibers
Mempunyai inti yang kecil (berdiameter 0.00035 inch atau 9 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 1300-1550 nanometer)
2. Multi-mode fibers
Mempunyai inti yang lebih besar(berdiameter 0.0025 inch atau 62.5 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 850-1300 nanometer)

Cara Kerja Fiber Optik

Sinar dalam fiber optik berjalan melalui inti dengan secara memantul dari cladding, dan hal ini disebut total internal reflection, karena cladding sama sekali tidak menyerap sinar dari inti. Akan tetapi dikarenakan ketidakmurnian kaca sinyal cahaya akan terdegradasi, ketahanan sinyal tergantung pada kemurnian kaca dan panjang gelombang sinyal.
Keuntungan Fiber Optik
Murah : jika dibandingkan dengan kabel tembaga dalam panjang yang sama.
Lebih tipis: mempunyai diameter yang lebih kecil daripada kabel tembaga.
Kapasitas lebih besar.
Sinyal degradasi lebih kecil.
Tidak mudah terbakar : tidak mengalirkan listrik.
Fleksibel.
Sinyal digital.
Bagaimana Fiber Optik Dibuat
Making a preform glass cylinder
Proses ini disebut modified chemical vapor deposition (MCVD).
Silikon dan germanium bereaksi dengan oksigen membentuk SiO2 dan GeO2.
SiO2 dan GeO2 menyatu dan membentuk kaca.
Proses ini dilakukan secara otomatis dan membutuhkan waktu beberapa jam.

Drawing the fiber from the preform
Setelah proses pertama selesai preform dimasukkan kedalam fiber drawing tower.
Kemudian dipanaskan 1900-2200 derajat celcius sampai meleleh.
Lelehan tersebut jatuh melewati laser mikrometer sehingga preform membentuk benang.
Dilakukan proses coating dan UV Curing.

Testing the Finished Optical Fiber
Tensile strength: harus mampu menahan 100.000 lb/inch2 atau lebih.
Refractive index profile : menghitung layar untuk pemantulan optik.
Fiber geometry : diameter Core, dimensi cladding, diameter cloating adalah seragam.
Attenuation : menghitung kekuatan sinyal dari berbagai panjang gelombang dan jarak.
Information carrying capacity : bandwith
Chromatic dispersion : penyebaran berbagai panjang gelombang sinar melalui core.
Operating temperature

PENGARUH RADIASI CAHAYA KOMPUTER ATAU LAPTOP

Aktivitas sehari-hari mahasiswa tidak akan pernah lepas dengan benda-benda elektronik untuk menyelesaikan tugas dan kewajibannya. Tak terkecuali komputer dan laptop. Tak jarang ditemui, banyak  mahasiswa yang menghabiskan waktunya di depan layar monitor komputer atau laptop, baik untuk mengerjakan tugas, internet, atau melakukan hal-hal lainnya seperti bermain game, mempelajari aplikasi baru, dan membuat desain. Bukan hanya pelajar level tinggi setingkat mahasiswa, namun anak-anak TK dan SD pun kini sudah mahir dan terampil menggunakan komputer atau laptop.
Disadari atau tidak, ternyata berlama-lama di depan layar komputer atau laptop memberikan dampak tertentu. Dibalik tampilan berwarna-warni yang disajikan di monitor ternyata menyimpan sejuta pengaruh yang disebut dengan radiasi. Dengan tampilan menggunakan berbagai macam spectrum warna, alat elektronik ini memberikan efek radiasi yang lebih besar dari pada layar alat elektronik yang hanya terdiri dari dua warna saja, contohnya televisi hitam putih yang tenar pada beberapa tahun yang lalu.
Mata adalah salah satu organ yang penting dalam tubuh, karena dengannya kita bisa melihat berbagai macam benda untuk membantu kelangsungan hidup. Adanya kemajuan teknologi memang bagus, namun selalu ada dampak negative yang ditimbulkan. Berlama-lama di depan layar komputer atau laptop kini menjadi sebuah hal yang biasa, dan tidak ada seorangpun yang mengatakan bahwa mereka jenuh atau bosan menatap layar komputer.
Hal ini disebabkan karena adanya berbagai aplikasi dan program yang selalu menarik hati. Sehingga, mata lah yang menjadi korban. Batin mungkin senang, dan jiwa mungkin merasa puas. Berlama-lama di depan monitor laptop/komputer membuat mata menjadi merah, mata kelelahan, sakit, bahkan menyebabkan minus, dan lain sebagainya. Hal yang memprihatinkan memang, saat melihat ada anak usia TK sudah memakai kacamata karena terlalu banyak menatap layar komputer atau laptop.
Rumusan Masalah:
Bagaimanakah Cara Mengurangi Dampak Radiasi cahaya monitor Komputer atau Laptop terhadap mata?
Hipotesis:
Besar dan tidaknya dampak dan cara menanggulanginya mungkin setiap orang berbeda-beda tergantung dari diri setiap orang bagaimana kesehatan dan seberapa sering seseorang mehadapi komputer ataupun laptop miliknya. Ini adalah salah satu contoh untuk mengurangi dampak tersebut:
·                   Mengurangi settingan resolusi pada monitor laptop
·                   Atur jarak antara mata dengan layar
·                   Pencahayaan ruangan yang baik.
·                   Waktu berhadapan dengan monitor jangan terlalu sering
Tinjauan Pustaka:
Komputer merupakan salah satu dari perkembangan teknologi. Penggunaan komputer di seluruh dunia mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Berdasarkan suatu survei di Amerika Serikat, rata-rata waktu kerja yang digunakan untuk bekerja dengan komputer adalah 5,8 jam atau 69% dari total 8 jam kerja (Dewi, 2009).
Duduk berlama-lama didepan komputer memang mengasyikkan, baik itu memang sebagai sebuah pekerjaan atau hanya sekedar mengisi waktu luang. Tidak jarang kita mampu duduk didepan komputer sampai berjam-jam tanpa istirahat. Apalagi sekarang di dunia internet banyak terdapat social network (jejaring social) seperti facebook, dan twitter. Selain itu, bagi para pengemar game, baik game-game instalan di komputer atau game online yang banyak beredar di dunia internet juga menjadi sebab utama kita mampu bertahan lama didepan computer. Kalau kita duduk berlama-lama di depan komputer, tanpa disadari mata menjadi berair dan terasa pedih. Itu pengaruh dari radiasi yang ditimbulkan layar komputer (Anonim1, 2013).
Gelombang-gelombang dan radiasi lainnya yang mungkin dihasilkan oleh monitor yakni: sinar x, sinar ultraviolet, gelombang mikro (microwave), radiasi elektromagnetik frekwensi sangat rendah (Very Low Frequency / VLF ), radiasi elektromagnetik frekwensi amat sangat rendah ( Extremely Low Freqierncy / Elf ).Penyebab timbulnya sinar x adalah hasil dari proses terbenturnya aliran elektron dengan fosfor yang ada pada layar VDU bagian dalam. Radiasi sinar x yang dihasilkan akan diserap oleh kaca dari CRT, sehingga tidak sempat menyebar sampai ke operator. Radiasi elektromagnetik VLF dan ELF dihasilkan oleh defleksi horizontal dan sirkuit tegangan tinggi yang terdapat pada VDU (Anonim1, 2013).
Faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kelelahan mata pada pengguna komputer antara lain dengan meningkatnya usia, maka kelelahan mata akan mudah terjadi, pengguna dengan kelainan refraksi mata, dan lama bekerja sehari lebih dari 4 jam dan terus menerus (Dewi, 2009).
Miller (2004) mengatakan bahwa keluhan mata akibat bekerja dengan menggunakan komputer dalam jangka waktu lama, yang dikenal dengan computer vision syndrome (cvs) memiliki gejala-gejala berikut :
1.      Mata lelah
2.      Sakit kepala
3.      Pandangan kabur
4.      Mata kering
5.      Mata terasa gatal
6.      Mata terasa terbakar
7.      Mata menjadi sensitif terhadap cahaya
8.      Pandangan ganda
9.      Sakit pada leher dan punggung
Gejala-gejala di atas terkadang juga disertai dengan keluhan pusing, mual, dan muntah.
(Hanum, 2008).
Pengukuran Kelelahan Mata
            Pengukuran kelelahan mata dilakukan dengan menggunakan Photostress  Recovery Test. Photostress Test adalah suatu test yang mengevaluasi  fungsi adaptasi  retina sesudah suatu perubahan mendadak. Dasar pemeriksaan ini adalah bahwa  reaksi fotokimia pada retina terhadap rangsangan cahaya tergantung pada  metabolisme aktif sel retina dan hubungan sel photoreceptor dan retinal pigmen epithelium. Faktor utama yang menentukan keadaan adaptasi terang dan gelap di retina adalah peristiwa pemucatan dan resintesa pigmen penglihatan. Efek cahaya  pada retina adalah memucatkan pigmen penglihatan (Hanum, 2008).
Pemeriksaan dilakukan dengan penyinaran menggunakan senter atau penlight  berkekuatan 3 volt dengan jarak 2 cm dari mata. Stimulasi ini akan memucatkan 24% - 86% pigmen penglihatan (Hanum, 2008).
           Menurut Mangunkusumo (2002), kelelahan mata dipengaruhi oleh faktor intrinsik yaitu kelainan mata dan keadaan umum seseorang seperti tidak sehat atau  kurang tidur, dan faktor ekstrinsik yang meliputi kuantitas iluminasi, kualitas iluminasi, ukuran objek,  dan waktu kerja. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengurangi kelelahan mata pada pekerja yang bekerja dengan komputer secara terus-menerus dalam waktu lama. Hasnan (2002), meneliti efek senam mata untuk mengurangi kelelahan mata (Hanum, 2008).
        Rustiati (1999) melakukan intervensi pemberian waktu istirahat pendek dalam mengatasi kelelahan mata. Fauzia (2004) melakukan pengaturan lay out kerja sebagai upaya untuk mengurangi kelelahan mata. Penelitian tentang efek penggunaan screen untuk mengurangi kelelahan mata belum pernah dilakukan. Kuantitas iluminasi berlebihan dapat mengakibatkan silau dan menurunkan sensitivitas retina. Penggunaan screen diharapkan dapat mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke mata, sehingga mengurangi kelelahan mata (Hanum, 2008).
Metode Penelitian
Jenis metode yang digunakan adalah Riset Kuantitatif (Causal-comparative research) adalah penelitian yang dilakukan untuk membandingkan suatu variabel (objek penelitian), antara subjek yang berbeda atau waktu yang berbeda dan menemukan hubungan sebab-akibatnya. Biasa  juga disebut penelitian ex post facto adalah penyelidikan empiris yang sistematis di mana peneliti tidak mengendalikan variabel bebas secara langsung karena keberadaan dari variabel tersebut telah terjadi atau karena variabel tersebut pada dasarnya tidak dapat dimanipulasi.
Peneliti akan mengumpulkan data dari meneliti langsung terhadap sebagian mahasiswa ilmu komputer angkatan 2011 khususnya yang mengambil matakuliah metode penelitian  dengan cara pemberian kuesioner.

Sabtu, 24 Mei 2014

printer dot matrix

Pengertian printer dot matrix. Printer Dot Matrix adalah suatu jenis printer yang resolusi cetaknya masih sangat rendah. Fungsi printer dot matrix sampai saat ini masih saja diperlukan walaupun kini telah bertebaran printer-printer canggih yang dapat mencetak fotografi level profesional.

Printer Dot-matrix
ini terutama dibutuhkan oleh bidang usaha yang membutuhkan pencetakan rangkap, tidak hanya bukti transaksi, tetapi juga laporan-laporan yang harus dicetak rangkap. Dari pada mencetaknya berulang-ulang yang mengakibatkan biaya operasional printer tinggi dan waktu menjadi terbuang percuma, maka kita dapat menggunakan printer dot-matrix dengan kertas rangkap. Hemat waktu dan hemat biaya (listrik, pita, kertas, dll).
Pengertian Printer Dot Matrix

Printer jenis ini suaranya cenderung keras serta kualitas untuk mencetak gambar kurang baik karena gambar yang tercetak akan terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan. Selain dikenal dengan biaya operasionalnya yang murah (murahnya pita printer),  

printer dot matrix
juga terkenal dengan kemudahan pemeliharaan dan perbaikan. Karena suku cadangnya melimpah dan murah, biaya pemeliharan dan perbaikan juga menjadi murah.

Sayangnya fitur utama
printer dot matrix ini belum digunakan secara maksimal oleh aplikasi berbasis web. Mungkin para developer beranggapan bahwa printer dot matrix telah ketinggalan jaman dan sudah selayaknya diganti dengan teknologi printer yang terbaru (deskjet, laserjet, bubblejet, dll). Dan lagi para developer menganggap bahwa pencetakan rangkap sudah tidak efisien dan efektif lagi. Bukankah lebih baik untuk keperluan internal, kita cukup melihat di layar monitor saja? Cukuplah preview laporan. Hemat waktu dan kertas. Bahkan kini pencetakan itu pun sudah dianggap tidak relevan lagi. Istilahnya sekarang jaman paperless-office. Printer dot matrix masih banyak digunakan karena memang terkenal awet. Kelebihan lainnya, pita printer dot matrix jauh lebih murah dibandingkan dengan toner (tinta) untuk printer jenis inkjet dan laserjet.

Jumat, 23 Mei 2014

cara kerja solar cell




Dalam cahaya matahari terkandung energi dalam bentuk foton. Ketika foton ini mengenai permukaan sel surya, elektron-elektronnya akan tereksitasi dan menimbulkan aliran listrik. Prinsip ini dikenal sebagai prinsip photoelectric. Sel surya dapat tereksitasi karena terbuat dari material semikonduktor yang mengandung unsur silikon. Silikon ini terdiri atas dua jenis lapisan sensitif: lapisan negatif (tipe-n) dan lapisan positif (tipe-p).

Sel surya terbuat dari bahan yang mudah pecah dan berkarat jika terkena air. Karena itu sel ini dibuat dalam bentuk panel-panel ukuran tertentu yang dilapisi plastic atau kaca bening yang kedap air. Panel ini dikenal sebagai panel surya.

Ada beberapa jenis panel surya yang dijual dipasaran :
Jenis pertama, yaitu jenis yang terbaik dan yang terbanyak digunakan masyarakat saat ini, adalah jenis monokristalin. Panel ini memiliki tingkat efisiensi antara   12 sampai 14%.



Jenis kedua adalah jenis polikristalin atau multi kristalin, yang terbuat dari kristal silikon dengan tingkat efisiensi antara  10 sampai 12%.

Jenis ketiga adalah silikon jenis amorphous, yang berbentuk film tipis. Efisiensinya sekitar 4-6%. Panel surya jenis ini banyak dipakai di mainan anak-anak, jam dan kalkulator.
Jenis keempat adalah panel surya yang terbuat dari GaAs (Gallium Arsenide) yang lebih efisien pada temperatur tinggi.

Listrik yang dihasilkan oleh panel surya dapat langsung digunakan atau disimpan lebih dahulu ke dalam baterei kering. Arus listrik yang dihasilkan adalah listrik dengan arus searah (DC) sebesar 3.5 A. Besar tegangan yang dihasilkan adalah 0.4-0.5V. Kita dapat mendesain rangkaian panel-panel surya, secara seri atau paralel, untuk memperoleh output tegangan dan arus yang diinginkan. Untuk memperoleh arus bolak balik (AC) diperlukan alat tambahan yang disebut inverter.

Kamis, 08 Mei 2014

Sinyal Analog dan Digital

 
                                             
 
 
Sinyal Analog Dan Sinyal Digitalbanyak orang yang sering mendengar kata-kata itu, namun hanya segelintir orang yang mengerti apa itu Sinyal Digital danSinyal Analog. Karena itulah saya memposting tentang apa itu Sinyal Analog dan Apa itu Sinyal Digital.

Perkembangan teknologi pesat ini banyak yang menerapkan teknologi ini. Teknologi Sinyal Digital maupun Teknologi Sinyal Analog. Ada yang hanya menggunakan satu teknologi, ada juga yang menggunakan keduanya.

Oke, tidak perlu panjang lebar lagi, saya akan memberikan secuil ilmu saya untuk sharing kepada pengunjung setia Firmanthok. Apa itu Sinyal Digital dan Analog. Simak penjelasan dibawah ini ya.


Pengertian Sinyal Analog
Sinyal analog / Isyarat Analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/ karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog.

Gelombang pada Sinyal Analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
• Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
• Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
• Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.


Pengertian Sinyal Digital

Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1.Teknologi Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau/noise, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Sinyal Digital juga biasanya disebut juga Sinyal Diskret.

Sistem Sinyal Digital merupakan bentuk sampling dari sytem analog. digital pada dasarnya di code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa). besarnya nhlai suatu system digital dibatasi oleh lebarnya / jumlah bit (bandwidth). jumlah bit juga sangat mempengaruhi nilai akurasi system digital.

Teknologi Sinyal Digital ini juga memiliki kelebihan yang tidak dimiliki olehTeknologi Sinyal Analog. Diantaranya adalah dibawah ini :

Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
Penggunaan yang berulang – ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informsi itu sendiri.
Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif.
Pada saat ini banyak teknologi-teknologi yang memakai Teknologi Sinyal Digital. Karena kelebihan kelebihannya, antara lain:

1. untuk menyimpan hasil pengolahan, sinyal digital lebih mudah dibandingkan sinyal analog. Untuk menyimpan sinyal digital dapat menggunakan media digital seperti CD, DVD, Flash Disk, Hardisk. Sedangkan media penyimpanan sinyal analog adalah pita tape magnetik.
2. lebih kebal terhadap noise karena bekerja pada level ’0′ dan ’1′.
3. lebih kebal terhadap perubahan temperatur.
4. lebih mudah pemrosesannya.

Jenis Jenis Android

 
 
 
1. Android versi 1.1
Andoid versi 1.1 di rilis pada 9 Maret 2009 oleh Google.  Android versi ini dilengkapi disupport oleh Google Mail Service dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.
2. Android versi 1.5 Cup Cake
Android Cup Cake di rilis pada pertengahan Mei 2009, masih oleh Google Inc. Adroid ini dilengkapi software development kit dengan berbagai pembaharuan termasuk penambahan beberapa fitur antara lain yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube, upload gambar ke Picasa langsung dari telepon, serta mendapat dukungan Bluetooth A2DP.
3. Android versi 1.6 Donut
Android Donut di rilis pada September 2009 menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibandingkan versi-versi sebelumnya. Selain itu Android Duut memiliki fitur-fitur tambahan seperti galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech. Android Donut juga dilengkapi  baterai indikator, dan kontrol applet VPN.
4. Android versi 2.0/2.1 Eclair
Android Eclair dirilis pada 3 Desember 2009. Perubahan yang ada antara lain adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1. Android Eclair merupakan Adroid pertama  yang mulai dipakai oleh banyak smartphone, fitur utama Eclair yaitu perubahan total struktur dan tampilan user interface.
5. Android versi 2.2 Froyo (Frozen Yogurt)
Android Froyo dirilis pada 20 mei 2012. Adroid versi ini memiliki kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali dari versi-versi sebelumnya. Selain itu ada penambahan fitur-fitur baru seperti dukungan Adobe Flash 10.1,  intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.
6. Android versi 2.3 Gingerbread
Andoid Gingerbread di rilis pada 6 Desember 2010. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.
7. Android versi 3.0/3.1 Honeycomb
Android Honeycomb di rilis pada awal 2012. Merupakan versi Android yang dirancang khusus untuk device dengan layar besar seperti Tablet PC. Fitur baru yang ada pada Android Honeycomb antara lain yaitu dukungan terhadap prosessor multicore dan grafis dengan hardware acceleration. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Tablet pertama yang memakai Honeycomb adalah tablet Motorola Xoom yang dirilis bulan Februari 2011. Selain itu sebuah perangkat keras produksi Asus  bernama Eee Pad Transformer juga menggunakan OS Android honeycomb dan diharapkan akan masuk ke pasaran Indonesia pada Mei 2011.
8. Android versi 4.0 ICS (Ice Cream Sandwich)
Android Ice Cream Sandwich diumumkan secara resmi pada 10 Mei 2011 di ajang Google I/O Developer Conference (San Francisco), pihak Google mengklaim Android Ice Cream Sandwich akan dapat digunakan baik di smartphone ataupun tablet. Android Ice Cream Sandwich membawa fitur Honeycomb untuk smartphone serta ada penambahan fitur baru seperti membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC. Ponsel pertama yang menggunakan sistem operasi ini adalah Samsung Galaxy Nexus.
9. Android versi 4.1 Jelly Bean
Android Jelly Bean juga diluncurkan pada acara Google I/O  10 Mei 2011 yang lalu. Android versi ini membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru, diantaranya peningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat. Versi ini juga dilengkapi Google Now yang dapat memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 pertama kali digunakan dalam produk tablet Asus, yakni Google Nexus 7.

10.Android versi 4.2 Jelly Bean
Fitur photo sphere untuk panaroma, daydream sebagai screensaver, power control, lock screen widget, menjalankan banyak user (dalam tablet saja), widget terbaru. Android 4.2 Pertama kali dikenalkan melalui LG Google Nexus 4.

Kamis, 01 Mei 2014

Singkatan dalam dunia jaringan



Ini merupakan singkatan singkatan yang ada pada jaringan, maaf hanya segini yang saya tahu....

1.       AMPS    :   Advanced Mobile Phone Service

2.       NMT      :   Nordic Mobile telephone

3.       TACS      :  Total Access Communication System

4.       FDMA   :   Frequency Division Multiple Accsess

5.       TDMA   :   Time Division Multiple Accsess

6.       GSM      :   Global System For Mobile Communication

7.       GPS        :   Global Positioning System

8.       EDGE     :   Edhanced Data Rates For GSM Evolution

9.       GPRS     :   General Packet Radio Service

10.   CDMA   :   Code Division Multiple Acsess

11.   UMTS    :   Universal Mobile Telecommunication System

12.   CSD        :   Circuit Switched Data

13.   HSCSD   :   High Speed Circuit Switched Data

14.   HSDPA  :   High Speed Downlink Packet Acsess

15.   EVDO    :   Evolution Data Only

16.   WAP      :   Wireless Application Protocol

Tema Dakwah "CERDAS DENGAN AL - QUR'AN"

Orang yang senantiasa membaca Al – Qur’an adalah orang yang past dicintai oleh Allah SWT. Kalau seseoranglepas dari Al – Qur’an maka akan i...